12 Apr 2018

Menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, blanko KTPel capai 52 ribu keping

Tanjung Selor, kaltara.kpu.go.id – KPU Provinsi Kalimantan Utara bersilaturahmi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DUKCAPIL) Provinsi Kalimantan Utara, di Jalan Durian. KPU Kaltara yang diwakili Komisioner divisi Data, Busra dan divisi Teknis, Winarno, diterima oleh Sekretaris Dukcapil, Sumaji di ruang kerjanya, Rabu (11/04/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Busra menyampaikan agenda KPU Kaltara yang akan melaksanakan senam sehat, Minggu (15/04/2018) dalam rangka mensosialisasikan tahapan pemutakhiran data pemilih yang akan diawali dengan kegiatan Coklit serentak pada tanggal 17 April 2018 mendatang di 4 kabupaten. Kegiatan senam sehat tersebut, disampaikan Busra, KPU akan mengundang Dukcapil Kaltara untuk turut hadir berpartisipasi guna mengkampanyekan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA), erat hubungannya dengan kewajiban memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik sebagai syarat bagi pemilih untuk memberikan hak suara pada Pemilu 2019 nanti.

Sumaji mengapresiasi kedatangan KPU Kaltara. Untuk menghadapi Pemilu 2019, Dukcapil Kaltara telah mendistribusikan 52 ribu keping blanko ke 5 kabupaten kota. “blanko (KTPel) terbanyak ada di Tarakan, 20 ribu,” ujar Sumaji. Secara rinci, pesebaran blanko terebut terbagi ke Bulungan dan Nunukan masing-masing sebanyak 10 ribu, Malinau 8 ribu keping, sisanya Tana Tidung sebanyak 4 ribu keping.

Pilkada Kota Tarakan

Ketika disinggung tentang data pemilih potensial yang belum dipastikan memiliki KTPel di Kota Tarakan yang mencapai 8.116 orang, Sumaji mengungkapkan bahwa Dukcapil setempat berusaha melayani warga agar segera memiliki KTPel atau surat keterangan. “Yang jadi kendala di Tarakan dan di Bulungan, ada di sarana dan prasarana, yakni printer KTPel. Di Tarakan sebenarnya ada 2 (printer), tapi yang berfungsi hanya 1 saja. Jadi Dukcapil Tarakan dan juga Bulungan memberlakukan kuota cetak per hari maksimal 150-200 keping,” ucap Sumaji.

Pada kesempatan tersebut, Sumaji memperlihatkan edaran Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri nomor 270/6565/DUKCAPIL tentang penerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai tindak lanjut penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) bagi daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2018.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tarakan melalui surat nomor 470/118/DKPs sebagaimana yang dikirimkan oleh KPU Kota Tarakan, data pemilih berjumlah 8 ribu lebih yang tergolong A.C-KWK tersebut telah dicek dan semuanya sudah ada di database kependudukan. (REDAKSI: his)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X