08 Nov 2019

RAPAT KOORDINASI SOSIALISASI PEMILIHAN 2020

KPU Provinsi Kalimantan Utara WhatsApp-Image-2019-11-08-at-11.12.48-1024x683 RAPAT KOORDINASI SOSIALISASI PEMILIHAN 2020 Uncategorized

(1/11/2019) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Koordinasi Sosialisasi Pemilihan 2020 bersama KPU Kabupaten/Kota se-Kaltara bertempat di Kantor KPU Kota Tarakan. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari yaitu pada tanggal 1 s.d. 3 November 2019.

Tanjung Selor, kaltara.kpu.go.id – Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Kalimantan Utara Bapak Suryanata Al-Islami pada jumat malam pukul 20.00 WITA. Kegiatan rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk pemantapan KPU dalam menghadapi penyelenggaraan Pemilihan 2020 mendatang khususnya terkait dengan pelaksanaan sosilisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat.

Pada hari kedua (2/11/2019) kegiatan berupa penyampaian materi oleh dua narasumber. Materi pertama yang disampaikan yaitu mengenai Review PKPU nomor 8 tahun 2017 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupatu dan/atau Walikota dan Wakil Walikota. Materi tersebut disampaikan oleh Kabag Hukum, Teknis, dan Hupmas Bapak Hamdan Refai. Dalam pembahasan review PKPU tersebut, dipaparkan mengenai maksud dan tujuan sosilisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat berikut sasaran, metode, dan materi yang perlu disampaikan kepada masyarakat. Usai penyampaian materi, berlanjut pada sesi tanya jawab dengan dipandu oleh moderator.

KPU Provinsi Kalimantan Utara WhatsApp-Image-2019-11-08-at-11.12.48-1-1024x683 RAPAT KOORDINASI SOSIALISASI PEMILIHAN 2020 Uncategorized
Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Kalimantan Utara Bapak Suryanata Al-Islami

Pada sesi kedua, materi disambung oleh Bapak Hariyadi Hamid yang merupakan komisioner KPU Provinsi Kalimantan Utara Divisi Sosialisasi, Pendidikan pemilih, Parmas, dan SDM. Beliau menyampaikan materi mengenai perbedaan sosilisasi, pendidikan pemilih, dan partisipasi masyarakat. Selain itu beliau juga menyampaikan beberapa saran masukan terkait optimalisasi Relawan Demokrasi dengan berkaca pada pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih pada Pemilu 2019 yang lalu. Diharapkan pada Pemilihan 2020 mendatang peran serta Relawan Demokrasi dalam membantu menyosialisasikan seluk beluk pemilihan kepada masyarakat bisa lebih optimal lagi. Beberapa saran masukan yang disampaikan yaitu adanya pengalokasian anggaran untuk menyokong baik program kerja maupun akomodasi Relawan Demokrasi dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, juga akan diusahakan untuk membentuk basis sasaran sosialisasi dan pendidikan pemilih yang baru yaitu basis desa/kelurahan.

Kemudian setelah istirahat siang, acara dilanjutkan dengan penyampaian pendapat atau sharing session dari KPU Kabupaten/Kota berdasarkan pengalaman dalam Pemilu Serentak 2019 kemarin untuk kemudian bisa menjadi masukan untuk perbaikan pada proses sosilisasi, pendidikan pemilih, dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilihan 2020 mendatang. Acara berlangsung tertib dan lancar sampai pada penghujung acara. Sebagai penutup Bapak Hariyadi menyampaikan kesimpulannya terkait strategi sosialisasi dan pendidikan pemilih kedepan yaitu dengan cara : penggunaan data Pemilu 2019; menemukan metode, alat, dan pelaku sosialisasi yang lebih disukai masyarakat; optimaslisasi sumber daya yang tersedia; dan melakukan evaluasi pada tiap kegiatan yang dilakukan.

KPU Provinsi Kalimantan Utara WhatsApp-Image-2019-11-08-at-11.12.47-1024x683 RAPAT KOORDINASI SOSIALISASI PEMILIHAN 2020 Uncategorized
Peserta Rapat

(3/11/2019) Acara dittutup oleh Bapak Teguh Dwi Subagyo, Komisioner KPU Provinsi Divisi Teknis. Sebelum acara resmi ditutup, Beliau menambahkan beberapa masukan, diantaranya dalam melakukan bimtek kepada PPK,PPS, dan KPPS harus ada keterlibatan yang intens dan juga dilengkapi dengan modul-modul yang menunjang sosialisasi. Kemudian terkait rekrutmen Relawan Demokrasi ke depan, harus lebih diperhatikan dengan cermat dalam wawancara terutama mencari informasi mengenai latar belakang peserta yang bersangkutan, jangan sampai peserta relawan demokrasi memiliki afiliasi atau hubungan dengan partai politik atau pasangan calon yang telah ditetapkan. Sosialisasi melalui RRI masih merupakan media yang masih banyak digunakan oleh masyarakat Kalimantan Utara, oleh karena itu RRI masih menjadi pilihan yang tepat untuk sosialisasi. Terakhir, beliau menyampaikan agar KPU  sebagai penyelenggara pemilihan baik tingkat kabupaten/kota dan provinsi dapat bekerja dengan optimal demi kelancaran dan kesuksesan Pemilihan Serentak 2020 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

117 views
X