Tanjung Selor — Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Utara pada 8–9 Januari 2025. Kegiatan ini digelar di dua lokasi, yakni Pulau Sebatik pada 8 Januari 2025 dan Kota Tarakan pada 9 Januari 2025, dengan menghadirkan Anggota Komisi II DPR RI, Ir. Deddy Yevry Hanteru Sitorus, M.A., sebagai narasumber utama. Agenda sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya KPU RI untuk memperkuat pengetahuan dan literasi kepemiluan di tengah masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan Program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang terus dilakukan sepanjang tahun. Kehadiran anggota Komisi II DPR RI memberikan perspektif strategis mengenai arah kebijakan nasional di bidang kepemiluan, termasuk kesiapan menuju Pemilu Serentak 2029. Dalam penyampaiannya, Ir. Deddy Yevry Hanteru Sitorus menekankan pentingnya membangun karakter pemilih yang cerdas, sadar, dan berintegritas. Menurutnya, tantangan pemilu ke depan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, dinamika sosial politik, serta kebutuhan menjaga kualitas demokrasi di tingkat lokal maupun nasional. KPU juga menegaskan bahwa kegiatan pendidikan pemilih seperti ini merupakan instrumen penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat secara berkualitas. Tidak hanya sebatas hadir di TPS, tetapi juga memahami proses pemilu, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta pentingnya menolak politik uang dan informasi yang menyesatkan. Melalui rangkaian kegiatan yang digelar di Pulau Sebatik dan Kota Tarakan ini, KPU berharap masyarakat Kaltara dapat semakin aktif berpartisipasi, kritis terhadap informasi kepemiluan, serta menjadi bagian dari terwujudnya pemilu yang demokratis, jujur, dan adil. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal dalam rangkaian program sosialisasi kepemiluan yang akan terus diperkuat menuju Pemilu 2029.